www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
MANTAN KADES MAROK TUA DITAHAN POLISI, PALSUKAN SURAT TANAH DIAREA HPT
Sabtu, 15-01-2022 - 09:50:48 WIB
TERKAIT:
 
  • MANTAN KADES MAROK TUA DITAHAN POLISI, PALSUKAN SURAT TANAH DIAREA HPT
  •  

    LINGGA, Memulai babak baru dalam upaya penelusuran kasus dugaan ada praktek mapia tanah sebagai tindak lanjut atas Laporan dari salah seorang warga masyarakat Desa Marok Tua atas dugaan pemalsuan Surat Tanah yang telah menyeret saudara Saparuddin mantan Kades sebagai tersangka.

    Saudara Ruslan yang diketahui sebagai pelapor kasus penerbitan surat keterangan penguasaan fisik atau sporradik didesa Marok Tua hingga akhirnya menyeret mantan Kades Marok Tua saudara Saparuddin yang saat ini terpaksa mendekam disel tahanan Lapas Kelas III Dabo Singkep dalam status sebagai tahanan Polres Lingga.

    Sebagai langkah awal dalam penelusuran dan upaya kami untuk terus menggiring proses hukum terhadap kasus dugaan penguasaan lahan diarea Hutan Produksi Terbatas (HPT) diwilayah hutan Tanjung Paku Desa Marok Tua yang menyebabkan saudara Saparuddin harus ditahan dilapas Kelas III Dabo Singkep tersebut,kami memulai dengam meminta keterangan dari saudara Ruslan sebagai pelapor.

    Dalam keterangannya,Ruslan menerangkan bahwa belum lama ini beliau pernah diminta oleh Pengacara atau Kuasa Hukum Saparuddin untuk bisa menempuh jalan damai dengan diaerta membuat surat penarikan laporan di Polres Lingga terkait kasus ini tersebut,soalnya menurut keluarga Saparuddin dinilai apa yang terjadi saat ini terkesan tidak adil,sebagaomana ucapan Ruslan "Sebabnye gini,keluarge mereke itukan kecewe,kenape hanye pak Saparuddin saje yang masuk? inikan tidak adil,maksut orang itu (keluarga Saparuddin), kan punje awalnye itu dari Lambok (Muhammad Rusli),sayepun ade ngasi tau, yang saye laporkan dulu itu Lambok,Ambok itu sebenanye,kan Ambok yang bikin begitu sebenanye,tapi kitepun tidak tau Ambok ade cerite ape,ape kisah selanjutnye sayepun tak tau" ungkap Ruslan menerangkan,jumat ( 14/01/2022)


    Kami selaku awak media ini lanjut menanyai saudara Ruslan "Apa dan kenapa sampai Bapak Ruslan membuat laporan tersebut ini? Ruslan menjawab "Kasus ini pernah diberitakan oleh salah satu media dilingga ini dan atas pemberitaan tersebut akhirnya pihak kepolisian turun kelapangan,mungkin melakukan pengecekan terhadap lahan tersebut itu, dan sejak kejadian itu akhirnya banyaklah masyarakat termasuk Ketua RW dan Ketua RT dan mantan Kades Marok Tua ini dipanggil pihak Polres Lingga dan terakhir termasuk saya sendiri juga dipanggil dan diminta keterangan, atas kejadian ini saye pun merase heran, kenape saye dipanggil? dan akhirnya atas pemanggilan terhadap saye, membuat saye ribut dan hingge saye balik membuat laporan, itulah tadi sebagaimane yang saye jelaskan bahwa yang saya lapor itu bukan Kadesnya tetapi saudara Lambok itu,lalu sekarang yang ditahan justru mantan kades Bapak Udin,dan sayepun tidak tau kenapa bisa begitu?" demikian ungkap Ruslan penuh tanda tanya,jumat (14/01/2022)

    Kepada publik,kita lihat saja apa yang akan terjadi selanjutnya? karena disinyalir kasus ini bakal menyeret beberapa nama yang terlibat dalam proses pembuatan surat hingga terjadi proses transaksi jual beli atas lahan kawasan Hutan milik negara tersebut, dugaan telah terjadi penerbitan sporradik dan proses jual beli diatas lahan hutan negara ini sangat beralasan, disamping ada bukti kwitansi dan surat pernyataan serta rekaman pembicaan dengan narasumber ditambah dengan fakta lapangan.


    Karena diatas lahan hutan tersebut sudah berdiri bangunan sarang walet yang dikelola oleh pihak yang membeli lahan tersebut,jelaa sudah terjadi praktek alih fungsi hutan secara ilegal dan belum.lagi ada dugaan praktek mapia tanah dalam.kasus ini,untuk menjawab berbagai persoalan yang timbul akibat kejadian ini,kita akan terus melakukan investigasi.BERSAMBUNG

    Sumber Suryadi Hamzah
    (EDI/KABIRO LINGGA)





     
    Berita Lainnya :
  • MANTAN KADES MAROK TUA DITAHAN POLISI, PALSUKAN SURAT TANAH DIAREA HPT
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved