www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
PELABUHAN DESA PEKAJANG RUSAK PARAH, PEREKONOMIAN LUMPUH
Rabu, 18-05-2022 - 22:37:42 WIB
TERKAIT:
   
 

Lingga, m.Tribunsatu.com - Pelabuhan Perintis Desa Pekajang kondisinya sudah sangat memperihatinkan, saat ini kondisinya sangat parah sekali bahkan boleh dikategorikan tidak dapat dimanfaatkan lagi dan ini sangat menyulitkan masyarakat Desa Pekajang Kabupaten Lingga "Kami sangat berharap ada perhatian serius dari Pemerintah, baik itu dari Pemerintah Kabupaten Lingga maupun Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.


Pelabuhan ini harus segera diperbaiki, karena kondisi pelabuhan saat ini tidak dapat dimanfaatkan lagi, jembatan ini merupakan sektoral dan sangat penting, harus segera diambil langkah cepat untuk memperbaikinya, dan itu harus segera dilakukan, sebab jalan jembatan pelabuhan itu sudah putus dan sangat tidak mungkin bisa digunakan lagi, sementara pelabuhan itu merupakan aset vital Desa Pekajang, disitulah masyarakat melakulan kegiatan bongkar muat dan kegiatan turun naik penumpang kapal, kondisi pelabuhan seperti itu merupakan ancaman besar untuk perputaran ekonomi kami didesa pekajang ini"pungkas Azmi Jailani selaku Kades Pekajang, rabu (18/5/22)


Tambahnya lagi "Perihal rusaknya pelabuhan tersebut sudah kami sampaikan dan juga sudah pernah kami ajukan perbaikannya kepada Pemerintah Kabupaten dan Provinsi, tapi kami agak sedikit mengeluhkan sikap pihak Pemerintah Provinsi Kepri, mereka meminta kami untuk menyerahkan data aset pelabuhan tersebut, ya jelaslah kami selaku pihak desa sangat minim mengetahui hal itu, dan seyogyanya pasti data aset itu terdaftar diprovinsi, kalaulah Provinsi sendiri tidak tau ya apalagi kami?.


Tapi yang jelas menurut informasi dan juga kami masih ingat dan mengetahui bahwa Pelabuhan ini dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau ketika itu dan dibangun pada tahun 2000 yang saat itu Provinsi Kepulauan Riau ini belum terbentuk" jelas Azmi.


Azmi menuturkan "Kerusakan pelabuhan ini disebabkan bencana alam berupa hantaman ombak gelombang pasang yang terjadi pada bulan oktober tahun 2021 yang lalu, saking kuatnya terjangan ombak-pasang tersebut mengakibatkan ruas jalan jembatan pelabuhan mengalami rusak berat dan mengalami kerusakan berupa putusnya ruas jembatan sepanjang lebih kurang 26 meter, dan lagi pula ditambah kondisi pelabuhan memang sudah tergolong berusia tua, sudah lebih 20 tahun sejak dibangun pada tahun 2000 yang silam, dan memang sudah sepantasnyalah dilakukan perbaikan, kami sudah menyiapkan juga proposal untuk bahan pengajuan perbaikan tersebut"pungkas Azmi berharap.


Pada kesempatan itu juga, Jupriyono selaku Ketua BPD desa Pekajang memaparkan "Kepala desa bersama kami selaku BPD desa sudah sepakat dan sudah menyiapkan proposal untuk bahan pengajuan perbaikan pelabuhan tersebut, tentunya kami masyarakat Desa Pekajang ini sangat berharap Pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki sarana kebutuhan masyarakat ini,


Apalagi kebutuhan kami sebagai masyarakat pulau pekajang ini sangat merasa penting sekali keberadaan pelabuhan yang memadai, karena pelabuhan merupakan urat nadi perputaran ekonomi kami didesa Pekajang ini, dengan rusaknya pelabuhan tersebut, ekonomi kami jadi sedikit melemah bahkan terancam lumpuh, apalagi ditambah musim angin selatan saat ini, fisik pelabuhan itu merupakan hal yang sangat penting dalam perputaran ekonomi kami didesa kepulauan ini.


Untuk itu kami dan segenap masyarakat Desa Pekajang ini sangatlah berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lingga maupun Pemerintahan Provinsi Kepri segera mengambil langkah cepat untuk perbaikan sarana pelabuhan yang rusak berat itu, kalau bisa janganlah ditunda dan dilalaikan lagi, kami sangat membutuhkannya" pungkas Jupriyono berharap.

(EDI/KABIRO LINGGA)



 
Berita Lainnya :
  • PELABUHAN DESA PEKAJANG RUSAK PARAH, PEREKONOMIAN LUMPUH
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved