www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
TERNYATA SETELAH DIBUKA KOTAKNYA, SAYA MENERIMA KWH YANG BUKAN MILIK SAYA, PERMAINAN APA LAGI OLEH PIHAK DESA POSEK INI?
Senin, 03-01-2022 - 14:05:10 WIB
TERKAIT:
 
  • TERNYATA SETELAH DIBUKA KOTAKNYA, SAYA MENERIMA KWH YANG BUKAN MILIK SAYA, PERMAINAN APA LAGI OLEH PIHAK DESA POSEK INI?
  •  

    Lingga,m.tribunsatu.com - Kembali heboh soal bantuan KwH didesa Posek, kinerja Perangkat Desa Posek kembali dipertanyakan, hal ini disebabkan ada semacam upaya penggelapan data penerima bantuan KwH di Desa Posek.

    Kepada kami media ini, saudara Muhammad Jhony alias Junan kembali membeberkan kejelekan sistem yang dibangun oleh Kepala Desa Posek beserta perangkatnya, hal ini terbukti dengan permainan yang mereka lakukan, sebagai mana penuturan saudara Junan kepada kami "Mungkin karena saya dianggap mereka suka meributkan berbagai permasalahan yang tidak benar didesa Posek ini jadi walau dengan dipaksakan mereka berusaha memuaskan hati saya.


    Namun bagi saya, sekalipun saya dibantu tapi dengan memakai sistem yang salah, ya saya tidak bisa menerimanya, saya tidak mau disogok dengan hal hal yang menzolimi warga, seperti contoh baru baru ini, awalnya saya tidak tau kalau ada kebohongan yang dilakukan melewati bantuan yang diberikan kepada saya, begini ceritanya, ketika bantuan KwH akan diberikan kepada warga masyarakat Desa Posek beberapa waktu baru baru ini, saya ikut dipanggil dan diundang juga dan katanya nama saya ada dapat bantuan KwH tersebut, ya saya datanglah.


    Dan jika memang ada nama saya sebagai salah seorang penerima bantuan, itu saya anggap wajar karena saya juga sebagai anggota masyarakat yang memiliki identitas sebagai Kepala Keluarga didesa Posek ini, tetapi setelah proses serah terima dilakukan termasuk penyerahan bantuan untuk saya, karena saya sudah biasa selektif dalam berbuat, selanjutnya untuk KwH yang saya terima inipun saya periksa, setelah saya terima kotak yang berisi KwH tersebut, selanjutnya saya buka kotak pembungkus KwH yang katanya milik saya tersebut itu dan alangkah kaget dan terkejutnya saya, ternyata didalam Kotak KwH yang saya buka tersebut itu tertulis nama salah seorang warga masyarakat Desa Posek yang bernama M.Bujang Bahari.


    Tetapi nama Bujang Bahari tersebut dicoret dengan pena dan ganti dengan dituliskan nama saya, wah ini pembohongan publik pikir saya, dan akhirnya saya tanyakan balek kepihak desa, kenapa nama Bujang Bahari diganti kenama saya? dan jawaban mereka akhirnya saya nilai ngawur, pada akhirnya saya kembalikan KwH tersebut kepada Bujang Bahari yang saya pikr lebih berhak menerima bantuan KwH tersebut karena disitu di KwH itu tertera namanya, karena disitu tertulis atas nama Bujang Bahari dan bukan nama saya.


    Jelas saya keberatan dan saya tidak mau merampas hak orang lain, dan bukan saya sok bersih, saya tidak mau terlibat dengan permainan ini, dan jelas ini satu pelanggaran, ini permainan yang kotor dan ada upaya penggelapan data dan ini kebohongan" ungkap Junan bernada tersinggung, minggu malam (2/1/2022).

    Lanjut Junan lagi, penyerahan itu disaksikan banyak orang dan saya tidak terima harga diri saya direndahkan dengan cara demikian, yang lebih tak sedap lagi ketika saya menerima bantuan KwH yang sebenarnya milik Bujang Bahari itu pakai agenda poto poto pulak, diabadikan pulak, ya jelas saya keberatan telah dibohongi, apa maksud Kepala Desa Posek berbuat begitu, jika memang nama saya belum ada ya kasi tau saja langsung bahwa nama saya tidak ada, kenapa pakai acara bohong-bohong seperti itu? Jelas ini pembohongan publik, ini hoax, dengan kejadian dan praktek kebohongan seperti ini membuat saya jadi hilang kepercayaan terhadap kinerja Perangkat Desa Posek ini, mau dibawa kemana kami ini oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa ini, kapanlah keterbukaan itu benar benar bisa berjalan baik dikampung halaman yang saya cintai ini? "demikian beber Junan mengakhiri kekesalannya, minggu malam (2/1/2022).

    (EDI / KABIRO LINGGA)





     
    Berita Lainnya :
  • TERNYATA SETELAH DIBUKA KOTAKNYA, SAYA MENERIMA KWH YANG BUKAN MILIK SAYA, PERMAINAN APA LAGI OLEH PIHAK DESA POSEK INI?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved